Dulu, sebelum kulkas menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, orang-orang di pedesaan Rusia punya cara unik untuk menjaga susu tetap segar. Alih-alih menggunakan es atau pendingin, mereka memasukkan seekor katak cokelat hidup ke dalam kendi berisi susu.
Ternyata, di balik cara yang terdengar aneh ini, ada ilmu yang mencengangkan! Bertahun-tahun kemudian, ilmuwan bernama Albert Lebedev menemukan bahwa kulit katak ini mengandung senyawa antimikroba alami yang mampu membunuh bakteri dan memperlambat pembusukan susu.
Yang lebih mengejutkan, senyawa ini mirip dengan antibiotik modern! Dengan kata lain, nenek moyang mereka sudah menerapkan prinsip ilmiah tanpa menyadarinya. Meski begitu, metode ini tentu tidak disarankan di era modern karena risiko kontaminasi. Namun, siapa sangka, seekor katak kecil bisa menjadi "kulkas alami" sebelum manusia menemukan teknologi pendinginan.